Padahal, bangsa Indonesia dikenal masyarakatnya beradab. Sopan santun, memiliki budaya kekeluargaan dan gotong-royong. Namun, sekerang ini rasa-rasanya mulai terhempas oleh egoisme kelompok, egoisme etnis dan egoisme antar penganut agama.

Baca Juga: Resolusi Diri dan Tahun Baru

Perilaku menyimpang dan negatif, yang mirip kelainan jiwa, kian hari terasa semakin akrab dipertontonkan oleh oknum yang sengaja mencari sensasi pribadi dan sensasi kelompok. Sikap ini jauh dari moralitas budaya luhur bangsa Indonesia, sebagai negara yang menghargai toleransi dan perbedaan.

Lalu, apa artinya sosialisasi konsep moderasi beragama. Program yang gencar dilakukan oleh Kementerian Agama dapat disebut gagal memberi kesadaran kolektif kepada semua umat di Indonesia. Tentu perlu diuji dan diriset lebih dulu, untuk bisa memastikan ada tidaknya korelasional antara moderasi beragama dengan kurangnya kesadaran toleransi beragama.

Baca Juga: Jalan Panjang Keadilan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan