Pandji Pragiwaksono turut memberikan komentar dengan nada tajam, "Yang bilang 'Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo' mending tutup mulut. Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh? Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?"

Baca Juga: MK Putuskan Parpol Tanpa Kursi di DPRD Bisa Usung Calon Kepala Daerah

Vokalis Barasuara, Iga Massardi, juga turut serta dengan mengunggah foto yang sama, menyindir mereka yang berkuasa dalam bentuk puisi. "Punya orang tua berkuasa, merasa bebas menganiaya. Menganiaya apa?" tulisnya lewat Instagram pribadinya.

Fadli Fikriawan, bassist, Feast, memilih untuk menyertakan potongan lirik lagu bandnya dalam aksi ini. "Lima tahun ke depan/ Makan tai/ Berhadapan dengan partai yang sok suci/ Dijebak foto dengan pejabat tinggi/ Minta bedakan oknum dan institusi," bunyi lirik yang ia bagikan, mengkritik kondisi politik yang ada.

Aktor Kristo Immanuel, yang sebelumnya tidak terlalu peduli dengan politik, kini merasa penting untuk terlibat dan menyuarakan pendapatnya. "1 orang yang biasanya ga ngikutin politik, ga peduli politik, Gw. Terimakasih teman-teman yang sudah ngepost. Gw jadi sadar pentingnya kita mengerti dan bersuara soal ini. Gw yakin banyak yang seperti gw. Yang ga ngerti, ajak ngerti. Ini perang kita sama-sama #KawalPutusanMK," tulisnya di akun media sosialnya. (C)