KENDARI, TELISIK.ID - Penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gerbang wisata Kendari-Toronipa menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sultra, melalui Subbid Penerangan Masyarakat (Penmas), Ipda Hasrun saat dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa saat ini penyidik masih menunggu hasil audit dari BPKP untuk menghitung potensi kerugian negara.
"Perkembangan terakhir, penyidik telah berkoordinasi dengan KPK dan BPKP. Saat ini sementara audit BPKP, untuk menghitung kerugian negara," ujarnya, Selasa (5/8/2025).
Sebelumnya, gerbang yang menelan biaya Rp 33 miliar ini menjadi sorotan karena kondisinya yang cepat rusak dan diduga menggunakan material yang tidak sesuai dengan anggaran.
Baca Juga: Polda Sultra Bungkam, Dugaan Korupsi Gerbang Wisata Kendari-Toronipa Tanpa Kepastian
