SKI 2023 di atas memperlihatkan bahwa masalah gizi yang dialami anak umur di bawah lima tahun adalah malnutrisi. Namun, ketika anak beranjak ke umur di atas lima tahun trennya berubah, anak justru mengalami gizi lebih dan obesitas. Hal ini memberi petunjuk bahwa ada yang salah di lingkungan tempat anak bertumbuh.

Seperti diketahui, anak yang berusia dibawah lima tahun sangat tergantung asupan makanan  dan minuman diberikan dari orang tuanya. Tapi, pada saat anak menginjak umur di atas lima tahun dan sudah bersekolah, maka mereka sudah lebih independen memilih asupan makan dan minuman. Sudah mulai jajan. Persoalannya, jajalan yang tersedia boleh jadi tinggi gula dan lemak. Kedua asupan energi berlebih tersebut bila dikonsumsi dalam waktu lama akan menyebabkan terjadinya obesitas.

Baca Juga: Degradasi Konsil Kedokteran: Siapa Untung?

Selain asupan energi berlebih, penggunaan gawai pun semakin meningkat. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain gawai dan video game dibanding melakukan aktivitas fisik atau berolahraga. Kurangnya aktivitas fisik ini pun merupakan penyumbang terjadinya obesitas anak. Karena itu, American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar anak-anak menggunakan gawai tidak lebih dari 1-2 jam per hari.

Kealfaan Regulasi