Berikutnya, kata Endang, ada aspirasi tentang perlunya tempat transit dan istirahat bagi tenaga kesehatan yang bekerja di garis depan melawan COVID-19.
"Mereka sudah hampir sebulan tidak pulang ke rumah karena panggilan tugas kemanusiaan dan menghindari keluarga agar tidak tertular COVID-19," ujarnya.
Baca juga: COVID-19 dan Hilangnya Nalar Kemanusiaan
Endang juga menyoroti pelaksanaan rapid test yang belum terkonsolidasi ke Pemda kabupaten dan kota. Hal itu dikarenakan, masing-masing Pemda di Sultra berinisiatif melakukan tes sendiri.
"Bahkan ada Pemda yang belum melakukan rapid test. Pahadal kita tahu, berdasarkan laporan GT Provinsi, seluruh kabupaten dan kota di Sultra terdapat warga dengan status ODP," jelasnya.
