Baca Juga: Perokok Anak Meningkat, Alarm Sektor Kesehatan Indonesia

Pendekatan yang menstigmatisasi dalam bentuk apa pun tidaklah menguntungkan, sebab justru semakin meminggirkan anak secara psikologis dan sosial. Suatu hal yang mungkin perlu diingat bahwa pada waktu dilahirkan anak itu hanya menyandang gelar sebagai seorang anak, tanpa stigma lain.  

Terkait hak kesehatan. Sebetulnya konvensi hak-hak anak juga mengatur secara tegas bahwa setiap negara mengakui hak anak untuk menikmati norma kesehatan tertinggi yang dapat dicapai dari perawatan sakit dan pemulihan kesehatan.  

Negara-negara peserta konvensi sepakat untuk berusaha keras menjamin bahwa tidak seorang anak pun dapat dirampas haknya dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Dan tidak ditemukan adanya penjelasan pasal-pasalnya yang mengatakan bahwa hak untuk menikmati pelayanan kesehatan hanya bagi anak-anak tertentu.

Hak Dilindungi dari Tindak Kekerasan