Galang menyebutkan, liburan dapat dijadikan salah satu upaya untuk healing bila persoalan yang dihadapi memang sesuai. Misalnya, persoalan yang dihadapi adalah pekerjaan yang padat.
Sehingga tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Dalam kondisi tersebutlah, liburan dapat menjadi cara yang pas untuk mengurangi kelelahan akibat bekerja.
Dengan begitu, konsep healing yang diusung bisa lebih tepat sasaran sesuai dengan masalahnya. Namun apabila masalah yang dihadapi justru berbeda atau mungkin lebih dalam, maka konsep healing dengan berlibur belum tentu tepat sasaran.
Galang juga mengungkapkan bahwa healing dapat dilakukan dengan melakukan hobi yang Anda minati atau sukai. Hal tersebut pun menjadi hal sederhana tanpa merogoh kocek yang besar.
Baca Juga: Warga Indonesia Peringkat Teratas Paling Malas Jalan Kaki Sedunia
