Kepala Desa Wonua Raya turut berusaha memediasi kedua belah pihak. Namun, mediasi tersebut tidak mencapai kesepakatan.
Baca Juga: Tagar #SaveSupriyani: Guru Honorer di Konawe Selatan Jadi Tersangka Banjir Dukungan
AKBP Febry Sam juga menjelaskan bahwa selama mediasi di rumah korban, terjadi insiden di mana suami terduga pelaku membawa sebuah amplop putih. Hal ini menyinggung orang tua korban.
"Karena merasa tersinggung, orang tua korban bertanya, 'apa ini?' Kepala Desa Wonua Raya kemudian mengambil kembali amplop tersebut dari atas meja," kata Febry dalam keterangan tertulis yang diterima telisik.id, Selasa (22/10/2024).
Terkait kabar permintaan dana Rp 50 juta yang beredar, Febry menegaskan bahwa hal tersebut bermula dari inisiatif Kepala Desa Wonua Raya dalam upaya menyelesaikan kasus tersebut.
