Sirekap diyakini memungkinkan untuk mengenali pola tulisan manual dan dapat diterjemahkan sebagai nilai angka. Angka berupa tulisan dapat difoto dan langsung dikonversi menjadi data numerik di Sirekap.
Walau Sirekap dijadikan sebagai alat bantu, Betty mengklaim bahwa KPU bisa langsung mengetahui jika terjadi kesalahan data. Kendati begitu, KPU berjanji terus berupaya memperbaiki data-data anomali di Sirekap.
“Kami sudah sampaikan dari hari ke hari, kami menemukan beberapa data yang terdeteksi oleh sistem sebagai data anomali. Jadi secara terbuka kami sampaikan dan terus-menerus selalu diperbaiki oleh KPU tingkat kabupaten/kota,” kata Betty.
Terhadap tudingan dari berbagai pihak yang menyebut server data Sirekap berada di luar negeri, Betty mengklaim semua data dipastikan aman.
