Baca Juga: Post Assessment Biro SDM Polda Sulawesi Tenggara, Langkah Strategis Hadapi Pemilu 2024

Rizki meminta pihak Perumda Kota Kendari untuk membuat inovasi. Permaslahan Perumda bukan sekali terjadi, bahkan Rizki mengaku, pernah membantu permasalahan Permuda menggunakan dana pribadi.

Senada, Anggota Komisi II DPRD Kota Kendari, Apriliani Puspitawati menuturkan, jika permasalahan internal Perumda dan karyawan adalah miss komunikasi, karena Perumda juga menunggu inovasi dari pemerintah.

"Selama ini kerjanya apa? Kegiatannya apa? Sehingga bisa mengeluarkan anggaran besar senilai Rp 100 juta. Bayangkan di Bali saja, satu permainan ada di mana-mana, di situ ada permainan pasir, melukis, bola dan sebagainya," bebernya.

Ia juga menyoroti Perumda Kendari yang belum berinovasi hingga saat ini, tapi sudah mengurangi gaji karyawan, bahkan akan melakukan PHK. Ia menilai, jika Perumda Kota Kendari yang mengaku belum balik modal.