Untuk memandu riset selanjutnya, para ilmuwan memperkenalkan kerangka kerja Tingkat Kesiapan Sistem Pendukung Kehidupan Bioregeneratif. Kerangka ini disusun guna mengukur sejauh mana tanaman dapat menjalankan fungsi vital seperti memurnikan air, menghasilkan oksigen, serta mendaur ulang nutrisi dalam habitat yang sepenuhnya buatan.  

Penilaian tersebut dianggap penting agar setiap teknologi yang digunakan pada misi masa depan telah memenuhi standar efektivitas yang diperlukan.

Peta jalan itu juga menyoroti berbagai kemajuan riset terbaru dalam ilmu tanaman untuk luar angkasa, termasuk pemanfaatan biologi sintetis, pengindraan presisi, dan pertanian lingkungan terkendali.  

Ketiga inovasi tersebut dipandang memiliki peran penting dalam pengembangan sistem pendukung kehidupan yang andal dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pertemuan Erdogan-Zelensky Bisa Ubah Nasib Perang Rusia-Ukraina