Kemudian, salah seorang warga, Harmi Amin mengatakan, pencetakan sawah di Desa Puuwehuko, Kabupaten Konawe Selatan, terdapat parit yang dibuat oleh oknum perusahaan sepanjang lebih dari 2 Km ketinggian kurang lebih 5 meter, saat ini teredam banjir.
"Banjir tersebut, saya dapat informasi dari ketua kelompok tani, merendam tumbuhan kedelai dan jagung dan lain-lain. Sudah puluhan hektare lahan pertanian warga tenggelam, sedangkan lahan perusahaan aman," tuturnya.
Baca Juga: PT Marbaujaya Diduga Serobot Lahan Warga, Pemprov Sulawesi Tenggara Bakal Cek Lapangan
Salah satu perwakilan dari Ditjen Perkebunan, Hadi mengatakan, akan menunggu pernyataan kedua belah pihak antara warga dan PT Merbaujaya, untuk mengumpulkan data-data.
"Data harus legkap, kami juga akan turun ke lapangan meminta keterangan dari masyarakat setempat, melihat posisi-posisi lahan tersebut. Kami juga akan tindaklanjuti," tuturnya.
