“Banjir melanda kebun saya ini sudah sering terjadi jika hujan deras, malah saya gagal panen sudah yang kedua kalinya,” ucapnya, Sabtu (6/7/2024).
Untuk itu, petani Nilam berharap agar pemerintah daerah Muna Barat turun langsung meninjau lokasi kebun sehingga nantinya ada solusi, salah satunya dibuatkan saluran air di lokasi lahan yang telah digarap.
Kerugian yang dialami petani Nilam akibat gagal panen tersebut hampir mencapai Rp 20 jutaan.
Baca Juga: Verifikasi Faktual Bapaslon Bupati Muna Barat Jalur Perseorangan Diduga Tidak Transparan
Sementara itu, Kepala Desa Lakalamba, Aras Pou mengaku setelah mendengar informasi terkait gagal panen Nilam, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk memastikan langsung.
