KENDARI, TELISIK.ID – Petani di Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan penurunan produksi hasil panen padi mereka yang diakibatkan oleh serangan tikus, hama wereng, dan harga pupuk.
Penurunan produksi hasil panen padi ini turut dialami oleh Ari Susanto, petani muda berusia 22 tahun di Desa Anugrah, Kecamatan Lantari Jaya. Ia mengeluhkan hasil panen padinya per hektare hanya mencapai rata-rata 45 karung.
"Hasil panen sekarang kurang bagus. biasanya kalo padi bagus kami dapat 60 karung per hektare, tapi sekarang kami cuman dapat 45 karung," ujarnya, Selasa (19/8/2025).
Ari menjelaskan bahwa masalah utama yang dihadapi saat ini adalah serangan tikus dan hama wereng yang merajalela.
