Baca juga: Kemendes PDTT Siapkan Sistem Pemantau Kinerja Pendamping Desa

“Seminggu sekali, contohnya kami, saya dengan Pak Deputi dengan perangkat, tentunya dengan Pak Menteri Sekretaris Negara yang selalu setiap harinya bertemu Bapak Presiden, kami selalu rapid test tiap hari. Saya terakhir swab itu kemarin dan itu Alhamdulillah hasilnya negatif. Setiap hari, tiap pagi, kami dengan Pak Deputi yang berinteraksi dengan Bapak Presiden selalu rapid test,” jelas Heru.

“Juga termasuk dengan perangkatnya Bapak Presiden, kami melakukan dua bulan sekali baru pergantian. Contoh yang dekat dengan Bapak Presiden yang melayani, yang memasak, segala macam, itu dua bulan baru berganti. Setiap pergantian kami lakukan swab. Termasuk juga Paspampres kami lakukan swab,” imbuhnya.

Standar kesehatan yang ketat juga diterapkan terhadap ruangan yang akan dipakai untuk aktivitas Presiden Joko Widodo. Heru menjelaskan, ruangan yang setiap hari digunakan oleh Presiden untuk bekerja maupun bertemu masyarakat dan pejabat pasti telah disterilisasi, termasuk menggunakan ultraviolet.

“Misalnya Bapak Presiden akan bekerja hari-hari di Istana Negara, berarti jam 6 kami lakukan sterilisasi dan orang tidak boleh masuk. Saya rasa sudah ketat, ini sudah maksimum,” ungkapnya.