Baca juga: Pilkada 2020 di Ambang Masalah, Ketidakpercayaan Rakyat Makin Tinggi
Lebih krusialnya kata Prof Eka, para kandidat bakal banyak memakan energi dalam mempertahankan basis pemilihnya.
"Itu akan mempengaruhi modalitas dan mobilitas yang lebih panjang lagi untuk para calon. Belum lagi soal perebutan pintu yang sangat sengit. Ini juga akan berpengaruh," paparnya, Selasa (31/3/2020).
Namun yang terpenting kata Dosen FISIP UHO Kendari itu, setiap calon harus mampu menjaga modalitasnya, termasuk soal menggerakan mesin relawan pemenangan, menjaga soliditas di partai serta menjaga relasi para pemilih.
"Apalagi konstalasi politik pemilih di Sultra ini kan begitu amat cair. Tentunya ini akan mempengruhi pola dari para calon," tutupnya.
