Hoax merupakan informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya, dengan kata lain hoax diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta menggunakan informasi yang meyakinkan tetapi tidak dapat diverifikasi kebenarannya,  dapat pula diartikan sebagai tindakan mengaburkan informasi yang sebenarnya, dengan cara membanjiri suatu media dengan pesan yang salah agar bisa menutupi informasi yang benar. (Mansyah, 2017:2 dalam Septanto, 2018).

Hoax atau berita bohong adalah salah satu bentuk cyber crime yang kelihatannya sederhana, mudah dilakukan namun berdampak sangat besar bagi kehidupan sosial masyarakat. Pilkada DKI Jakarta adalah salah satu peristiwa skala nasional yang terpengaruh oleh hoax.

Baca juga: Pilihan Antara Sebab atau Akibat

Berita bohong atau hoax berbau SARA sangat banyak tersebar atau disebarkan ke media sosial online pada masa pilkada di tahun 2017. Banyak orang terpengaruh oleh berita hoax tersebut, sehingga muncul rasa curiga, benci, sentimen terhadap orang yang berbeda agama akibat hoax berbau SARA tersebut, bahkan pengaruhnya terus terbawa walaupun Pilkada DKI Jakarta sudah selesai.

Berbagai media sosial online merupakan sarana atau media bagi seseorang ataupun berbagai pihak dalam menyampaikan aspirasi pikirannya, pendapatnya ataupun sebagai tempat untuk menyampaikan   berbagai informasi. Sebenarnya jika  media online tersebut digunakan  untuk hal-hal yang positif maka tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.