KENDARI, TELISIK.ID - Sulawesi Tenggara bakal bangun sistem data desa presisi untuk percepat pembangunan daerah. Penjabat (Pj) Gubernur, Andap Budhi Revianto menganggap sistem pembangunan yang bersifat sektoral selama ini kurang efektif dalam mendorong pembangunan.
Andap juga menambahkan, sistem pembangunan dengan meniru daerah lain seperti melakukan study banding juga tak efektid, malah boros anggaran. Hal itu dikatakan Andap saat mengundang seluruh kepala daerah di 17 kabupaten/kota dalam rapat koordinasi, Jumat (29/9/2023).
Sekjen Kemenkumham itu menggaet Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Sofyan Sjaf, penemu sistem data presisi yang ternyata putra daerah asli Sulawesi Tenggara.
Baca Juga: Disebut Pilih Kasih Soal RTH ZA Sugianto, Pemkot Kendari: Dilakukan Bertahap
Ia bercerita, dirinya bertemu dengan Sofyan sebelum tahu akan ditunjuk jadi Pj gubernur, saat itu Sofyan juga sedang melakukan percobaan data desa presisi (DDP) di 8 desa di Kecamatan Watunohu, Kolaka Utara.
