Baca juga: Ruslan Buton Ditangkap, Fadli Zon Sebut Demokrasi Abal-Abal
Belum lagi, lanjut politisi yang akrab disapa Habib Alhabsyi itu, jika sekolah dibuka apakah memang siap untuk menerapkan new normal. Apalagi KPAI mencatat ada 831 anak terinfeksi COVID-19, tentu ini akan menjadi ancaman baru.
"Tidak mudah menerapkan protokol kesehatan di sekolah, apalagi adanya keterbatasan APD sejenis masker, demikian pula keterbatasan luas ruang kelas untuk menerapkan physical distancing," jelasnya.
Diakui Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) itu, masyarakat banyak yang mempertanyakan apa sebenarnya yang dicari dengan gencarnya kampanye new normal.
"Apakah ini lantaran desakan pengusaha pada sektor industri besar? Ataukah ada sebab lainnya ?. Tentunya kita harus mengutamakan keselamatan rakyat, ingat Salus Populi Suprema Lex Esto, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi," tanya Habib.
