Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Muna itu menginginkan pesta demokrasi berjalan aman dan sukses. Karenanya, setiap pertemuan bersama birokrasi dan kepala desa (Kades), ia selalu menekankan agar memilih sesuai hati nurani dan memberi ruang bagi semua caleg yang melakukan sosialisasi.
"Jangan ada yang dihalang-halangi. Jangan sampai, yang tidak didukung, justru yang terpilih," ujarnya.
Ia juga meluruskan soal dirinya yang disebut-sebut memihak pada Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebagai pembina politik di daerah, ia sama sekali tidak membeda-bedakan partai politik (Parpol).
Baca Juga: Pimpinan dan Anggota DPRD Muna Tak Satu Suara Soal APBD yang Diutak-atik
"Kalau saya mau dukung, ada empat partai yakni, PDIP, PKS, Golkar dan PKB yang mengantarkan menjadi kepala daerah, tetapi itu tidak. Semua, partai, saya terima," timpalnya.
