"Saya juga sempat diajak ikut, tapi saya tolak karena tidak mau dikait-kaitkan dengan program ini," jelasnya.
Roni yang juga mantan Kepala Bidang di Dinas PMD menuturkan, tidak akan mengakomodir program atau kegiatan pelatihan di luar daerah selama dirinya masih menjabat di Dinas PMD. Karena kata dia, pelatihan di luar daerah tidak memberikan kontribusi terhadap pajak daerah.
Baca Juga: Habiskan Dana BUMDes Rp 600 Juta, Pembangunan Dermaga Desa Lelewawo Mangkrak
"Kalau kegiatan tersebut digelar di Kolaka Utara, pasti putaran ekonomi akan hidup, pendapatan daerah melalui pajak rumah makan dan hotel juga ada," ujarnya.
Meski demikian, dirinya tidak menampik jika program pelatihan di luar daerah tidak salah, hanya saja lembaga atau lokasi tempat kegiatan pelatihan benar-benar memiliki kualitas mumpuni.
