Selanjutnya kata Fudianto, penyebab terjadinya tindakan asusila tersebut adalah pasangan dalam status berpacaran. Juga karena kurangnya kontrol dari orang tua, seperti membebaskan anak-anaknya berpacaran. Selain itu, penyebab lainnya bermula ketika menonton video porno melalui HP android.
Baca Juga: Soal Penarikan Mobil Sepihak, Ini Jawaban Kacab Adira Baubau
Baca Juga: Resmi Jadi Pj Sekda Koltim, Ini Harapan Karo Pembangunan Setda Sultra
“Jadi rata-rata mereka pacaran, dan kurangnya kontrol dari orang tua yang kurang memberikan pemahaman agama bahkan memberi kebebasan kepada anak-anaknya,” tuturnya.
Kata Fudianto, salah satu upaya untuk menekan terjadinya tindakan asusila di wilayah hukumnya, antara lain yaitu bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat melalui sosialisasi.
