Baca Juga : Mengenal Pisau Binongko

Sang pembagi meletakan bagian peserta persis diantara kedua kaki. Kelak menjadi hak atau bagiannya. Peserta tidak boleh mengambil bagian peserta di samping kiri, kanan atau depan. 

Dalam kearifan Pojulu Julu tidak pernah dijumpai peserta yang komplen. Menggerutu atau marah marah. Mereka ikhlas menerima masing masing bagiannya.

Bagaimana dengan tukang bagi? Bisa dibayangkan, jika dalam waktu yang hampir bersamaan melayani enam kelompok. Jeroan ikan, yang terdiri dari hati, telur dan lambung menjadi bagian mutlak. Ketika ada lebih potongan daging ikan, biasanya para peserta rela memberikan kepadanya.

Baca Juga : Kambing Hitam Banjir