Adapun mpapping psikologi dan pengisian e-Mental, kata Zunaidi, bertujuan untuk mengetahui profil dan kondisi psikologis yang dimiliki tiap-tiap personel sehingga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi psikologi maupun berbagai kebutuhan dalam dinas.

Dalam mapping psikologi dan pengisian e-Mental terdapat beberapa aspek yang diukur, di antaranya  meliputi potensi kemampuan kognitif, kecenderungan kepribadian, serta kondisi psikologis secara umum.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pelayanan konseling bagi personel yang terindikasi mengalami permasalahan baik permasalahan pribadi, keluarga, maupun kedinasan.

“Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemberian dukungan psikologis oleh Bagpsi Polda Sultra kepada personel yang bersangkutan agar mampu mengatasi permasalahan maupun mengelola stresnya sehingga tetap produktif,” ujar Zunaidi.

Baca Juga: Ibu di Buton Derita Pembengkakan Jantung dan Butuh Bantuan Dermawan