Padahal menurut para calon tenaga Non ASN tersebut, proses rekrutmen dan pengumuman bersamaan dengan prioritas satu (P1) yang saat ini telah di SK-kan.
Baca Juga: Calon Honorer RS Jantung Oputa Yi Koo Sesalkan Sekda Asrun Lio Tak Akui Seleksi P2
Terkait data-data yang dibeberkan para calon tenaga Non ASN RS Jantung Oputa Yi Koo, Zanuriah mengatakan, telah melaporkan permasalah tersebut di Inspektorat Sulawesi Tenggara untuk diinvestigasi. Sehingga mereka diminta menunggu hasil investigasi tersebut.
Ketua Panitia Seleksi, Sekda Sulawesi Tenggara Asrun Lio, mengungkapkan kronologis munculnya seleksi P2 di RS Jantung Oputa Yi Koo.
Asrun Lio mengungkapkan, rekrutmen pegawai Non ASN RS Jantung Oputa Yi Koo diawali dengan pembentukan panitia. Kemudian, ketua panitia melakukan seleksi penerimaan pegawai honorer, guna mengisi 36 formasi jabatan untuk 187 tenaga honorer pada Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah dan Otak Oputa Yi Koo.
