Hal ini dilakukan dengan harapan kelak anak-anak menjadi generasi muda untuk menjadi mitra polisi guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
"Jadi kita harap dengan kegiatan ini adik-adik semua bisa paham bahaya buliying, bahaya narkotika, dan paham peraturan di sekolah, serta peraturan lalu lintas. Ini tidak menjadi sosialisasi saja, tapi kami harap dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat," katanya, Kamis (18/7/2024).
Baca Juga: Dua Bapaslon Bupati Buton Maju Jalur Independen, Satu Bapaslon ini Dinyatakan Lolos
Lebih lanjut, kata dia, dengan memberikan materi-materi yang berhubungan dengan perilaku pelajar seperti perilaku disiplin, baik di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat, juga penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika, penanggulangan kenakalan remaja, tidak boleh melakukan bullying.
Selain itu, juga diimbau agar menjadi pengguna media sosial yang baik dan mengenalkan rambu-rambu lalu-lintas, sehingga diharapkan bisa menjadikan pedoman anak-anak untuk melakukan hal yang positif di kemudian hari.
