Kasatpol PP Muna, Bahtiar Baratu menerangkan, sejak portal pendataan dibuka, pihaknya telah menyiapkan empat orang operator untuk membantu tenaga honorer melengkapi datanya.
Saat ini, dari kurang lebih 350 honorer yang datanya belum valid, tersisa tinggal sekitar puluhan yang belum selesai diinput pada portal.
Baca Juga: Cegah Penyelewengan DD, Kajari dan Pemda Kolaka Utara Rakor Bersama 127 Kades
"Saya pantau terus. Insya Allah, hari ini (Rabu), bisa selesai semua. Makanya, saya terus ingatkan di grup WA, agar anggota yang merasa belum lengkap datanya, agar stand by di kantor," terangnya.
Terkait biaya yang dibayar para honorer sebesar Rp 150 ribu perorang pada bendahara untuk pengurusan pendataan, ia mengaku tidak tahu menahu. Setelah, ia cek ternyata uang yang disetor ke bendahara merupakan hasil kesepakatan mereka agar dibantu dalam proses pendataan.
