Dilansir dari Wikipedia.com, Posepa'a dilakukan dengan cara saling berpegangan tangan sesama pasangan di anggota kelompok yang disebut 'ndai'. Kemudian setiap kelompoknya yang dinamai kelompok Amai Wawo (Timur) dan kelompok Amai Woru (Barat) akan saling menendang dan mengejar pasangan lawannya hingga kelompok lawan menjadi tercerai berai.

Pemenang ditentukan oleh Kelompok yang menyisakan pasangan yang bertahan, tetap utuh dan saling berpegangan tangan hingga akhir. Posepa’a dimulai ketika salah satu pihak (Wafo atau Woru) mendorong jagoannya yaitu dua orang yang saling berpegangan maju ke depan.

Baca Juga: Mengenal Tahapan Tradisi Kari'a, Upacara Pingitan Masyarakat Muna

Kemudian, pasangan tersebut atau orang-orang dari golongannya berteriak, “Pokontamo” yang berarti ajakan supaya segera berpegangan karena acara Posepa’a akan segera dimulai.

Pasangan yang maju ke depan dan berteriak tadi berarti pihak yang menantang, dan siap melayani saling tendang jika ada pihak lawan yang datang dengan catatan bahwa lawan harus seimbang.