Ia menegaskan, dari perbedaan itu kiranya dapat dipahami jika DPD itu tidak memegang proyek, namun mengaspirasikan dalam bentuk kebijakan. Ia juga mengaitkan dengan calon anggota yang religius berpotensi untuk amanah dalam mengemban jabatan legislatif nantinya.
Panelis lainnya, Abdul Rasyid Syawal menjelaskan, selama dirinya berada lembaga legislatif selama 4 periode, masih banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah dari perwakilan Sulawesi Tenggara di Pusat.
Baca Juga: Korban Pencemaran Nama Baik Ini Minta Polisi Tetapkan Bakal Calon DPD RI Sabam Manalu jadi Tersangka
‘’Tetapi kendala yang seringkali ditemukan adalah apa yang diajukan masyarakat kepada lembaga legislatif, berbeda dengan yang dimau oleh eksekutif," ujarnya.
Ia mengatakan, hal itu yang membuat masyarakat mencap lembaga legislatif sebagai penghianat. Faktanya ada hal-hal dan pertimbangan yang disesuaikan dengan kebutuhan prioritas daerah.
