"Dengan satu syarat seluruh produk ini harus memiliki izin usaha, minimal izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sudah ada juga beberapa yang memiliki izin halal," ungkapnya.
Rujuwati berharap, agar UMKM bisa bangkit dari dampak era COVID-19 dan menghasilkan UMKM yang unggul.
"Dan produk-produk UMKM ini kalau bisa naik kelas dan kita ekspor keluar," ucapnya.
Baca Juga: Pemkot Kendari Jangan Semaunya Tertibkan Pedagang Tambat Labuh, Masyarakat Diminta Bersurat ke Dewan
Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut memamerkan modifikasi tenun khas 5 etnis di Sultra, yakni tenun tolaki, tenun Muna, tenun Buton, tenun Bombana dan Tenun Kendari.
