Ia juga menambahkan keyakinannya terhadap keberlanjutan program tersebut dalam jangka panjang. "Saya haqul yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Uang kita ada. Saya pertaruhkan kepemimpinan saya 2029 kita lihat," lanjutnya.

Baca Juga: Bos BGN Efisiensi MBG Rp 268 Triliun jika Perang Iran Tak Surut, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Prabowo menekankan bahwa krisis global tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan program strategis. Ia menyebut masih banyak ruang efisiensi di sektor lain yang bisa dilakukan pemerintah.

"Jadi jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Iya kan? Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat. Masih banyak," ucapnya.

Dalam penjelasannya, ia mengungkapkan bahwa program serupa telah diterapkan di lebih dari 100 negara. Indonesia disebut sebagai negara ke-77 yang mulai menjalankan kebijakan tersebut sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.