"Masyarakat menunggu PT VDNI dan pihak berwewenang yang membenarkan kedatangan mereka, untuk menunjukkan dokumen bukti mereka sudah lolos karantina di Thailand," paparnya.
Jika pihak perusahan dan Pemerintah tidak menjelaskan hal itu, lanjut Waode Hamsina, maka perlu dicurigai ada pembohongan publik yang dilakukan oleh kedua belah pihak kepada masyarakat.
Baca Juga : Antisipasi Penyebaran COVID-19 RS di Kolut Tiadakan Jam Besuk
"Jika tidak ada, maka kecurigaan masyarakat bahwa telah terjadi pembohongan adalah benar adanya," tegasnya.
Reporter: Rahmat
