Tema besar yang diangkat menekankan kolaborasi santri dalam membangun ekosistem ekonomi syariah global, sekaligus memperluas peran generasi pesantren dalam percakapan akademik internasional.
Secara latar belakang, Ahmad Baiquni dikenal sebagai hafidz 30 juz. Ia menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al Ikhlas Konawe dan Pondok Tahfidz Al Hudzaifiyyah Kolaka sebelum melanjutkan studi formal di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Baca Juga: Profil Dr Ir Hariyati, ST MT: Mengabdi dengan Prinsip Bermanfaat untuk Banyak Orang
Perpaduan pendidikan agama dan perguruan tinggi membentuk fondasi akademik yang mendukung keterlibatannya dalam forum ilmiah.
