Para pelaku prostitusi ini bahkan sudah memiliki hotel langganan, sehingga transaksi terjadi di hotel yang telah mereka tentukan sebelumnya.

Tarif yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 1,5 juta. Salah satu pelaku prostitusi yang berhasil dihubungi oleh telisik.id, Me, mengungkapkan bahwa praktik ini sudah dijalaninya selama setahun.

Me, yang juga seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kendari, menawarkan tarif spa plus-plus mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 1,5 juta untuk layanan berhubungan intim.

Me mengungkapkan alasan mengapa ia terjun ke dunia prostitusi online. “Uang kuliah saya tanggung sendiri, saya juga harus mengirim uang ke kampung untuk orang tua saya,” ujar Me, Kamis (23/1/2025).

Menurutnya, tekanan ekonomi dan biaya kebutuhan hidup bulanan yang dianggapnya besar membuat dirinya terpaksa menjalani bisnis ini.