"Bisa pastikan ada kesalahan teknis saat pekerjaan jalan di kampung saya itu dikerja. Buktinya dulu tidak pernah ada longsor, nanti sudah dirabat barulah terjadi longsor dim ana-mana," ucap Iskandar.

Baca juga: Abu Rara Tersangka Penusukan Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara

Hal senada diucapkan Anggota DPRD Bombana Ashari Usman. Mantan Wartawan ini mengatakan, Pemda Bombana telah mencairkan 95 persen dari total anggaran, sementara 5 persen sisanya disediakan sebagai dana pemeliharaan.

Itu artinya, lanjut mantan Staf Ahli Bupati Bombana ini, proyek tersebut telah dinyatakan selesai namun kondisi di lapangan justru membuktikan bahwa proyek gagal.

"Secara fisik di lapangan, pada badan proyek jalan di Kabaena sangat berpotensi merugikan negara. Untuk itu hari ini kami keluarkan surat rekomendari kepada BPK, Inspektorat, Polres dan Kajari Bombana untuk dilakukan investigasi secara terbuka, guna memberikan efek jera terhadap para kontraktor yang kerja sesuka-sukanya," jelas Ashari Usman kepada Telisik, Selasa (16/6/2020).