MEDAN, TELISIK.ID - Proyek Jaringan Distribusi Utama (JDU) pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mebidang Provinsi yang berada di Jalan Binjai-Medan dinilai meresahkan masyarakat atau pengendara.
Karena, proyek itu menyebabkan masalah. Diantaranya jalan rusak, macet dan berdebu serta berlumpur jika hujan turun. Selain itu, proyek yang dikerjakan dari PT Brantas Abipraya atau BUMN itu diduga melanggar prosedur, diantaranya tidak memiliki plang proyek.
Seorang warga, S Sihotang mengaku jika proyek itu membuat kemacetan jalur Binjai-Medan ditutup.
"Jadi, hanya jalur Medan-Binjai yang dibuka. Sedangkan pengendara yang dari Binjai ke Medan itu harus menggunakan jalur Medan-Binjai. Ini yang membuat macet," katanya.
