"Bahkan dokumen kami sudah berikan juga supaya mereka tau, tapi tidak ada solusi yang diberikan, lahan yang diserobot oleh perusahaan OSS itu sekitar 213 hektar yang tampaknya akan dijadikan juga sebagai tempat industri," ujarnya.
Baca juga: Puluhan Napi asal Bombana Ditahan di Kendari
Sebelumnya, Pepabri juga telah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan yang katanya diperjualkan belikan, namun pihak perusahaan tidak mampu menujukan jawaban yang konkrit.
"Bahkan, perusahaan telah melakukan penimbunan dan pemancangan tiang di lahan Pepabri tetapi sempat kita tahan selama satu minggu, tetapi ketika kita pulang mereka bekerja lagi dan tidak ada juga solusi dari pihak perusahaan," katanya.
Sementara dikonfirmasi mengenai penyerobotan lahan tersebut pada pihak Perusahaan OSS, External Affairs Manager PT VDNI dan PT OSS, Indrayanto mengaku, tak mengetahui penyerobotan lahan tersebut.
