Senior Occupational Health and Hygiene Analyst PT Vale, dr. Aditya Hafria Vanani, menjelaskan peningkatan jumlah pekerja turut berbanding lurus dengan risiko penyakit, terutama penyakit akibat gaya hidup seperti jantung.

“Semakin banyak pekerja, semakin besar juga risiko penyakit, khususnya penyakit jantung. Karena itu, kami butuh tenaga medis di Kolaka dan sekitarnya yang benar-benar siap menangani masyarakat maupun pekerja kami," ujar dr Aditya.  

"Ini sifatnya timbal balik, kami membantu dan berharap ke depan tenaga medis juga bisa mendukung ketika dibutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Head of Health, Safety, Environment and Risk (HSER) PT Vale, Riza Ganna, menilai pelatihan ACLS perlu dilanjutkan ke tahap berikutnya agar semakin komprehensif.

Baca Juga: Didukung 14 Bank Global, PT Vale Raih Pinjaman 750 Juta Dolar AS untuk Proyek Nikel Rendah Karbon