Para jibu-jibu alias penjual ikan, kesulitan mendapatkan ikan segar. Karena ikan segar bergantung pada es batu. Es batu bergantung pada listrik.

Fakta pilu lain, para buruh pekerja bangunan berhenti untuk sementara waktu, karena kesulitan air untuk mencampur bahan semen, batu dan pasir.

Baca Juga: Putusan Sengketa Pilkades, 3 Diterima 24 Ditolak

Pihak PLN menjelaskan, padam listrik ini dimulai 26 Oktober 2022 akibat gangguan pada salah satu mesin terbesar di unit PLN Kantor Pelayanan Tomia yang memiliki kapasitas 1,3 MW. Sudah dicoba perbaiki tetapi kembali mengalami gangguan berupa generator terbakar.

"Mesin kami yaitu Catterpillar berkapasitas 800 KW yang operasi selama mesin Mitsubishi gangguan juga mengalami gangguan, dan saat ini masih menunggu material. Sehingga kami mengalami black out atau padam total sampai saat ini," terang Manager Unit Pelayanan Pelanggan Wangiwangi, Angriawan.