Baca Juga: Diwarnai Saling Dorong di Kantor Gubernur Sultra, Ratusan Nelayan Tolak Pemasangan Alat VMS
"Saat ini nelayan kita mengutang untuk makan, karena mereka menangkap ikan hari ini dibayar juga hari ini, di mana penghasil per bulan hanya Rp 800.000-1.000.000," bebernya.
Ia merasa nelayan di Sulawesi Tenggara ini dijebak oleh peraturan yang ada, karena untuk mendapatkan SLO nelayan dipaksa untuk membeli alat Voice Massage System (VMS) yang mahal.
Ia berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan kebijakan-kebijakan yang dibuat agar dapat lebih mensejahterakan masyarakat terutama nelayan seperti visi-misi saat kampanye dulu. (C)
Penulis: Sigit Purnomo
