"Meluap karena tersumbat sampah pepohonan. Dekker jalan Trans Sulawesi di Dusun IV perlu ditinggikan, terlalu rendah dan selalu tersumbat saat arus deras. Saya harap pemprov cepat tangani sebelum kami kebanjiran lagi," kata Kades Tojabi, Sukirman.
Sementara di Desa Rantelimbong terdapat tujuh rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 30 Cm. Penyebab banjir juga diakibatkan dari luapan arus sungai yang melintasi wilayah setempat.
Baca Juga: Pemkab Kolaka Utara Enggang Lepas Aset di Tanjung Tobaku
Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), masih melakukan proses pendataan dan lokasi terdampak.
"Tim masih melakukan pendataan di lokasi terdampak," ujar Kepala BPBD Kolaka Utara, Andi Faizal.
