Namun dari pantauan, Telisik.id, para demonstran kesulitan untuk bertemu Bupati Ridwan Zakariah, karena dihalangi oleh Kasatpol PP La Niguntu dan Kabag Pemerintahan La Muda. Alasannya karena jawaban bupati sudah pasti sama dengan jawaban DPMD.

"Yang jelas pak bupati belum siap menerima (massa aksi)," kata La Muda di hadapan massa aksi.

"Keluar saja dulu nanti ada komunikasi dengan perwakilan (massa aksi untuk bertemu bupati)," kata La Niguntu saat menyuruh massa aksi untuk keluar dari depan kantor bupati.

Sementara massa aksi tetap konsisten untuk menyampaikan aspirasinya pada pucuk pimpinan Pemerintah Kabupaten Buton Utara, dalam hal ini Bupati Ridwan Zakariah.

Baca Juga: Di Manggarai Barat NTT, Alkohol Sopi Didorong Jadi UMKM Legal