Andi Rian Djajadi mengungkapkan, pihaknya juga berhasil menyita rekaman CCTV vital terkait kasus Brigadir J. Dalam tayangan kamera pemantau itu pula yang memberikan bukti kuat Putri Candrawathi berada di dua lokasi, yakni rumah Saguling dan lokasi kejadian penembakan Brigadir J di Duren Tiga.
"Berdasarkan dua alat bukti berupa keterangan saksi dan CCTV di Saguling dan di TKP, ini menjadi bagian dari barang bukti yang menjadi petunjuk bahwa PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai di Duren Tiga dan melakukan kegiatan yang menjadi perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua," kata Andi dilansir Okezone.com
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka, BPK Sultra Sebut Andi Sonny Tak Lagi Menjabat
Sebelumnya, Komnas HAM masih mendalami kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Komnas HAM menduga kuat ada eksekutor lain yang terlibat dalam peristiwa penembakan ini.
"Kami menduga kuat ada eksekutor lain," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, dilansir detik.com. (C)
