Ibadah puasa yang dilakukan dengan iman dan ikhlas hanya untuk Allah, kemudian tidak melalaikan diri dari kewajiban lima shalat fardlu serta rutinitas amaliah (sunnah) lainnya, niscaya akan menjamin terbentuknya pribadi muslim yang benar-benar peduli terhadap lingkungan sekitarnya, atau dengan kata lain memiliki kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi, yang pada gilirannya mengarahkan pada semakin tumbuh berkembangnya rasa cinta, kasih dan sayang sesamanya.
Baca Juga: Ibadah Puasa, antara Syariat dan Hakekat
Oleh karenanya, Rasulullah sangat respek kepada umatnya yang peduli terhadap orang yang berpuasa. Melalui haditsnya, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa: “Dan barang siapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, akan diberikan oleh Allah dari kolam saya yang sayalah meminumkannya, ia tidak akan haus sehingga masuk di dalam syurga.” (al hadits)
Betapa nikmat balasan bagi hamba-hamba yang dengan ikhlas memberi buka puasa, baik berupa makanan atau minuman yang halal kepada mereka yang telah berpuasa. Bahkan dalam hadits yang lain Rasulullah SAW menyatakan, bahwa : “Barang siapa memberi makan pada seseorang yang berpuasa (untuk berbuka), maka Allah memberikan pahala baginya sama dengan pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.” (al hadits)
Baca Juga: Selusin Negara yang Pisahkan Ibu Kota
