Ferdinand memberikan penjelasan soal cuitannya itu. Dia mengaku cuitannya dialog imajiner.

"Jadi pertama cuitan saya itu tidak sedang menyasar kelompok tertentu, agama tertentu, orang tertentu, atau kaum tertentu. Tapi dalam kondisi down kemarin saya juga hampir pingsan, saya tidak perlu bercerita masalah saya apa. Tapi itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya, bahwa ketika saya down pikiran saya berkata kepada saya 'Hey Ferdinand kau akan hancur, Allahmu lemah tidak akan bisa membela kau, tapi hati saya berkata, oh tidak hey pikiran, Allahku kuat tidak perlu dibela, saya harus kuatlah'. Kira-kira seperti itu intinya," kata Ferdinand dilansir detik.com, Rabu (5/1/2021).

Meski cuitan itu sudah dihapus, sejumlah netizen meng-capture kicauan Ferdinand di akun Twitternya. Netizen bereaksi dengan tagar #TangkapFerdinand.

Baca Juga: KPK Sita Rp 100 Miliar Kasus Dugaan Suap Pengadaan Satelit Monitor Bakamla

Dilansir wartaekonomi, #TangkapFerdinand telah mencapai 7.899 twit. Sejumlah pengguna Twitter bahkan mengingatkan Ferdinand agar berhati-hati saat menulis cuitan.