Sama seperti VDNI, mengurangi kapasitas agregat.

Tidak ada penghentian total lini yang terkonfirmasi.

Termasuk dalam pantauan APNI.

Sementara itu, APNI menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki 120 proyek smelter pirometalurgi berbasis rotary kiln electric furnace (RKEF) dengan total kebutuhan bijih nikel mencapai 584,9 juta ton.

Baca Juga: Gubernur Sultra Sentil Pemilik Tambang, Ambil Untung tapi Tak Bayar Pajak