KENDARI, TELISIK.ID - Ratusan massa demonstran dengan semangat menggeruduk kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Senin (4/9/2023).

Mereka menuntut pihak Syabandar Molawe dan PT Antam untuk diperiksa terkait dugaan aktivitas ilegal yang mencakup mafia Surat Izin Berlayar (SIB), aliran dana korupsi dan pencucian uang di PT Antam.

Sekitar pukul 12.10 siang, massa melanjutkan aspirasi mereka setelah sebelumnya melakukan demo di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara. Wawan Soneangkano, yang berada di atas mobil sound, memimpin massa saat mengeruduk kantor DPRD.

Baca Juga: Andap Budhi Revianto Bakal Dilantik Besok oleh Kemendagri

Dalam pernyataannya, Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) mengecam dugaan tindak pidana dan pelanggaran yang dilakukan oleh Syabandar Kelas 1 Molawe di Kabupaten Konawe Utara. Mereka meminta DPRD Sulawesi Tenggara merekomendasikan pencopotan Kepala Syabandar tersebut, yang diduga sering melakukan pungutan liar (pungli) atau biaya koordinasi terhadap keagenan kapal setiap penerbitan Surat Izin Berlayar (SIB).