Ia mengaku merasa kebingungan untuk memperoleh (polimerase chain reaktion) PCR atau metode pemeriksaan virus Corona agar dapat berangkat. Apalagi, ia telah memesan tiket dan harus terbang malam ini.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari maskapai penerbangan bahwa dirinya harus ke Rumah Sakit Bahteramas.
Namun pada saat di RS Bahteramas, ia mengaku ditolak oleh petugas dan diarahkan ke tempat lain, karena pihak rumah sakit hanya melayani PCR untuk pasien rumah sakit saja, dan belum melayani untuk umum.
Baca Juga: 30 ABG Ribut di Pesawat Gegara Tolak Pakai Masker, Penerbangan Tertunda
Baca Juga: Masjid di Kendari Akan Ditutup Sementara, Begini Dalilnya dalam Hadits
