"Kalau menjadi juru parkir, harus yang resmilah. Jangan yang ilegal, kalau kalian mau kerja, kerjalah dengan cara resmi, minta kepada Pemerintah Kota Medan, pasti akan dibantu menjadi petugas parkir yang resmi," ujarnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menambahkan, mereka menggelar operasi premanisme selama bulan suci ramadan dan Idul Fitri 2022.

Baca Juga: Eks Bupati Koltim Andi Merya Nur Divonis 3 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut

"Hasilnya, 135 preman diamankan. Dari jumlah itu, 50 orang urinenya positif. Sisanya dalam proses pemeriksaan. Kami bekerja sama dengan BNN Provinsi Sumut. Kami akan asesmen mereka. Apabila perlu direhab, kami akan rehab dan berkomunikasi dengan BNN," ungkapnya.

Dari 135 pelaku, 10 orang statusnya naik ketahap penyidikan. Karena membawa senjata tajam dan alat lainnya, ada juga laporan polisinya.