KENDARI, TELISIK.ID - Relawan Satgas COVID-19 yang bertugas di perbatasan Kota Kendari mengalami banyak keluhan, mulai dari kebutuhan vitamin sampai soal biaya honorer yang belum juga terbayarkan.

Selama para relawan Satgas COVID-19 berjaga di perbatasan Kota Kendari guna mencegah penyebaran wabah Corona, banyak pula cerita keluh kesah di baliknya.

Seperti pengakuan salah satu anggota Relawan Satgas COVID-19 yang tak ingin disebut identitasnya mengaku, selama dua bulan terakhir berjaga di perbatasan Kendari-Konsel dirinya sama sekali belum menerima upah honorarium.

Belum lagi, honor tenaga relawan mereka yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) diatur dalam Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dengan besaran Rp 120.000 per hari. Sayangnya, dirinya mengaku hanya bakal dibayarkan terhitung dua hari saja dalam sebulan atau sebesar Rp 240.000 per bulan.

Baca juga: Begini Niat dan Doa Zakat Fitrah untuk Keluarga dan Diri Sendiri